crafted from top materials
5 years + 10 years
FOCUS ON
Dedicated support

Dalam sistem pendingin sentral berbasis chilled water, kualitas distribusi udara dingin menjadi faktor krusial yang menentukan kenyamanan, efisiensi energi, serta stabilitas operasional bangunan. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, FLiFE Fan Coil Unit (FCU) hadir sebagai solusi terminal unit yang andal, fleksibel, dan efisien untuk berbagai aplikasi komersial maupun industri. Dirancang dengan teknologi modern, desain ramping, serta performa senyap, FLiFE FCU mampu mendukung sistem HVAC skala kecil hingga besar, mulai dari gedung perkantoran hingga fasilitas industri dan data center. Apa Itu Fan Coil Unit (FCU)? Fan Coil Unit (FCU) adalah perangkat terminal dalam sistem HVAC yang berfungsi untuk mendinginkan atau memanaskan ruangan menggunakan air dingin (chilled water) atau air panas (hot water) yang dipasok dari chiller atau boiler. FCU terdiri dari coil penukar panas (heat exchanger) dan kipas (fan) yang mengalirkan udara melewati coil, sehingga suhu udara ruangan dapat dikontrol sesuai kebutuhan. FLiFE FCU tersedia dalam berbagai konfigurasi dan kapasitas untuk menyesuaikan kebutuhan beban pendinginan, tata letak ruangan, serta konsep desain bangunan. Sistem Kerja FLiFE Fan Coil Unit 1. Sistem kerja FLiFE FCU berlangsung melalui tahapan berikut: 1. Pasokan Chilled Water Air dingin dari chiller dialirkan ke coil FCU melalui pipa distribusi. 2. Proses Pertukaran Panas Udara ruangan disedot oleh kipas dan dialirkan melewati coil berisi chilled water. Panas dari udara diserap oleh air di dalam coil. 3. Distribusi Udara Dingin Udara yang telah didinginkan kemudian dialirkan kembali ke ruangan melalui diffuser atau ducting. 4. Pembuangan Kondensat Uap air hasil kondensasi ditampung dan dialirkan melalui drain pan yang dirancang khusus untuk mencegah kebocoran dan kondensasi berlebih. Sistem ini memungkinkan kontrol suhu yang stabil, efisien, dan mudah dikombinasikan dengan sistem kontrol bangunan (BMS). Jenis & Konfigurasi FLiFE Fan Coil Unit FLiFE menyediakan berbagai tipe FCU untuk fleksibilitas instalasi: 1. Horizontal Concealed Fan Coil Unit • Dipasang tersembunyi di plafon • Cocok untuk gedung perkantoran, hotel, dan apartemen • Desain slim untuk ruang terbatas 2. Exposed Cassette Fan Coil Unit • Tampilan modern dan rapi • Distribusi udara merata • Cocok untuk area publik dan ruang komersial 3. Pilihan Return Air • Rear return air box • Bottom return air box • Tanpa return air box Memberikan fleksibilitas desain sesuai layout ruangan dan sistem ducting. Keunggulan Utama FLiFE Fan Coil Unit 1. Operasi Senyap & Nyaman • Menggunakan forward-curved multi-wing centrifugal fan • Telah melalui uji keseimbangan dinamis dan statis • Tingkat kebisingan rendah, ideal untuk area sensitif seperti hotel dan rumah sakit 2. Efisiensi Energi Tinggi • Sirip aluminium hidrofobik berdesain window • Luas area perpindahan panas lebih besar • Efisiensi heat exchange optimal dengan konsumsi daya rendah 3. Desain Anti Kondensasi • Drain pan dicetak satu kali tanpa sambungan las • Insulasi tebal ±7 mm • Mencegah kebocoran dan tetesan air pada plafon 4. Motor Tahan Lama & Bebas Perawatan • Motor menggunakan high-precision ball bearing • Tidak memerlukan pelumasan • Shaft dilapisi nickel-phosphorus anti-karat 5. Fleksibilitas Aksesori • Opsional filter udara • Beragam tipe controller • Pilihan water pan stainless steel • Return air box sesuai kebutuhan sistem Aplikasi Penggunaan FLiFE Fan Coil Unit FLiFE FCU dirancang untuk beragam sektor: 🏢 Gedung Perkantoran – distribusi udara efisien dan senyap 🏨 Hotel & Apartemen – kenyamanan optimal untuk tamu 🏥 Rumah Sakit & Klinik – stabil untuk ruang sensitif 🏭 Pabrik & Gudang – mendukung area kerja skala besar 💾 Data Center – menjaga suhu operasional perangkat IT 🏬 Mall & Area Komersial – fleksibel mengikuti desain interior Kesimpulan FLiFE Fan Coil Unit merupakan solusi terminal HVAC yang menggabungkan efisiensi energi, fleksibilitas instalasi, kenyamanan akustik, dan keandalan jangka panjang. Dengan berbagai pilihan kapasitas, konfigurasi, dan aksesori, FCU FLiFE mampu beradaptasi dengan kebutuhan proyek komersial maupun industri modern. Untuk perencanaan sistem HVAC yang optimal dan sesuai kebutuhan bangunan Anda, tim profesional FLiFE siap memberikan konsultasi teknis terbaik.
Read more
Kebutuhan sistem pendingin pada skala besar semakin berkembang seiring pertumbuhan industri, gedung komersial, fasilitas publik, hingga pusat data. Untuk memastikan operasional berjalan stabil, efisien, dan aman, diperlukan solusi pendinginan yang andal serta mampu bekerja dalam berbagai kondisi lingkungan. Menjawab kebutuhan ini, FLiFE menghadirkan rangkaian Air-Cooled Screw Chiller (ACS) dan Water-Cooled Screw Chiller (WCS), sistem pendingin berteknologi tinggi yang dirancang untuk performa maksimal dan efisiensi energi unggul. Apa Itu Screw Chiller? Screw chiller adalah sistem pendingin sentral yang menggunakan kompresor twin-screw untuk menghasilkan air dingin (chilled water) yang kemudian didistribusikan ke seluruh sistem HVAC. Chiller jenis ini banyak digunakan pada gedung bertingkat, hotel, rumah sakit, pabrik, hingga data center karena memiliki karakteristik operasi yang stabil, umur pakai panjang, serta efisiensi energi yang baik untuk beban sedang hingga sangat besar. FLiFE membawa teknologi screw chiller ke level berikutnya dengan menghadirkan unit berbasis udara (air-cooled) dan berbasis air (water-cooled), lengkap dengan pilihan fixed-speed maupun inverter. Keunggulan Teknologi FLiFE Screw Chiller 1. Kompresor Twin-Screw Berteknologi Tinggi Setiap unit FLiFE screw chiller menggunakan kompresor semi-hermetik twin-screw berkualitas premium. Keunggulannya termasuk: • Efisiensi tinggi berkat rotor khusus dengan profil presisi. • Direct drive tanpa belt sehingga lebih senyap dan minim kehilangan energi. • Struktur tanpa shaft seal, meminimalkan risiko kebocoran refrigeran. • Proteksi lengkap seperti reverse phase, phase loss, dan oil level monitoring untuk menjaga keamanan operasi. Untuk model inverter, rentang penyesuaian beban mencapai 25–100%, memberikan performa optimal bahkan saat load rendah. 2. Heat Exchanger Efisiensi Tinggi FLiFE menggunakan teknologi heat exchanger generasi baru yang memaksimalkan perpindahan panas: • Inner-grooved tube berdiameter kecil → aliran lebih turbulen, penyerapan panas lebih efektif. • Desain counterflow shell-and-tube → memperbesar selisih temperatur untuk efisiensi tinggi. • Multi-stage refrigerant distributor → distribusi refrigeran lebih merata. Pada air-cooled model, desain V-shaped coil membantu menciptakan aliran udara seragam, meningkatkan efisiensi sambil menurunkan kebisingan. 3. EVI Low-Temperature Heating Technology Bagi aplikasi yang membutuhkan fungsi pemanas (heating), FLiFE mengadopsi teknologi Enhanced Vapor Injection (EVI): • Kapasitas pemanasan meningkat hingga 20% di suhu rendah. • COP naik hingga 15%. • Menurunkan discharge temperature sehingga kompresor lebih aman dan tahan lama. 4. Kontrol Elektronik Presisi Tinggi Unit menggunakan dual electronic expansion valve untuk akurasi refrigerant control yang lebih baik: • Respons cepat tanpa delay. • Optimalisasi perjalanan refrigeran di evaporator. • Shutdown aman karena refrigeran dapat sepenuhnya terputus saat unit off. 5. Operasi Stabil & Perlindungan Menyeluruh FLiFE screw chiller dilengkapi dengan sistem proteksi lengkap: • High/low pressure protection • Oil level protection & motor overload • Freeze protection • Water flow safeguard • Automatic startup self-check Tak hanya itu, unit mampu beroperasi dengan kebisingan rendah berkat axial fan yang didesain khusus serta kompresor yang memiliki keseimbangan dinamis stabil. Air-Cooled vs Water-Cooled: Sesuaikan Dengan Kebutuhan Anda Air-Cooled Screw Chiller (ACS) Cocok untuk instalasi di: • Rooftop • Outdoor area • Gedung tanpa ruang mesin Keunggulan: • Tidak membutuhkan cooling tower dan pompa air pendingin. • Instalasi lebih sederhana dan biaya awal lebih rendah. • Efektif untuk hotel, rumah sakit, gedung komersial, stadion, dan fasilitas industri. Water-Cooled Screw Chiller (WCS) Menggunakan cooling tower dan sering dipakai di proyek besar. Keunggulan: • COP sangat tinggi (hingga 5.9 – 7.4 berdasarkan model). • Stabil untuk beban sangat besar dan aplikasi 24/7. • Cocok untuk pabrik bersuhu tinggi, data center, gedung bertingkat, dan pusat perbelanjaan. Aplikasi Penggunaan FLiFE Screw Chiller FLiFE screw chiller mendukung berbagai kebutuhan komersial hingga industri: 🏨 Hotel & Resort – memastikan kenyamanan tamu sepanjang hari. 🏥 Rumah Sakit – stabil untuk kebutuhan pendinginan ruang sensitif. 🏢 Gedung Perkantoran & Mall – efisiensi tinggi untuk penggunaan jangka panjang. 🏭 Pabrik & Industri Berat – mampu bekerja dalam kondisi operasional ekstrem. 💾 Data Center – menjaga suhu aman untuk perangkat server yang sensitif. 🎭 Stadion & Fasilitas Publik – memadai untuk area dengan kapasitas besar. Kesimpulan FLiFE Screw Chiller bukan sekadar perangkat pendingin, tetapi solusi profesional yang memastikan efisiensi energi, keandalan jangka panjang, dan stabilitas operasional. Dengan pilihan air-cooled dan water-cooled, serta teknologi kompresor canggih, FLiFE siap memenuhi kebutuhan pendinginan pada berbagai sektor industri dan komersial. Untuk konsultasi sistem pendingin yang sesuai dengan kebutuhan proyek Anda, tim ahli FLiFE siap membantu!
Read more
Di dunia bisnis modern, pendingin ruangan bukan lagi sekadar fasilitas tambahan, melainkan bagian penting dari operasional harian. Kantor, hotel, restoran, pabrik, hingga rumah sakit bergantung pada sistem pendingin yang mampu menjaga kenyamanan, efisiensi, dan kesehatan udara di dalam ruangan. Namun, seiring dengan beban kerja yang berat dan waktu pemakaian yang panjang, AC commercial memerlukan perawatan yang lebih rutin dan menyeluruh dibanding AC rumah biasa. Pembersihan AC bukan hanya soal menjaga agar udara tetap sejuk, tapi juga memastikan sistem bekerja dengan efisien. Dalam sistem pendingin komersial, terdapat berbagai komponen seperti air handling unit (AHU), fan coil unit (FCU), condenser, dan jaringan ducting yang saling terhubung. Setiap bagian berperan penting dalam menjaga sirkulasi udara agar tetap bersih dan merata di seluruh ruangan. Namun, seiring waktu, debu, kotoran, dan partikel mikro dari udara bisa menumpuk di filter, coil, dan saluran udara. Jika dibiarkan terlalu lama tanpa dibersihkan, sirkulasi udara menjadi tidak lancar dan kualitas udara di dalam ruangan menurun. Kondisi tersebut tidak hanya membuat AC terasa kurang dingin, tetapi juga memaksa mesin bekerja lebih keras untuk mencapai suhu yang diinginkan. Dampaknya, konsumsi energi meningkat, biaya listrik membengkak, dan umur komponen menjadi lebih pendek. Selain itu, tumpukan debu dan jamur di bagian dalam AC dapat menyebar ke udara, yang pada akhirnya menurunkan kualitas udara dan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan, terutama di area kerja tertutup. Secara umum, AC commercial sebaiknya dibersihkan secara menyeluruh setiap tiga bulan sekali. Namun, frekuensi ini bisa disesuaikan dengan kondisi lingkungan. Untuk kantor dan area retail biasa, pembersihan tiap tiga hingga empat bulan sudah cukup. Sementara itu, area yang lebih intensif seperti restoran, dapur, atau ruang produksi yang banyak mengandung minyak dan asap sebaiknya dibersihkan setiap satu hingga dua bulan. Pabrik dan area industri berat yang penuh debu idealnya melakukan pembersihan setiap bulan. Di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit atau laboratorium, jadwal pembersihan bahkan bisa lebih sering untuk memastikan kebersihan udara selalu terjaga. Selain pembersihan total, filter udara sebaiknya diperiksa dan dibersihkan setiap dua minggu sekali. Filter merupakan komponen utama yang menyaring udara dari debu dan partikel kecil sebelum masuk ke sistem pendingin. Filter yang kotor akan menghambat aliran udara dan membuat pendinginan menjadi tidak efisien. Proses pembersihan AC commercial biasanya mencakup pencucian filter, evaporator, dan kondensor coil agar tidak tertutup debu atau minyak. Selain itu, teknisi juga perlu memastikan bagian drain tray dan pipa pembuangan air tidak tersumbat, serta membersihkan fan dan saluran ducting agar sirkulasi udara tetap lancar. Unit outdoor, terutama kondensor, juga perlu dicuci untuk menjaga proses pelepasan panas berjalan sempurna. Semua langkah ini membantu AC bekerja maksimal dan mempertahankan efisiensi energi. Membersihkan AC commercial secara rutin membawa banyak keuntungan yang sering kali tidak disadari. Kinerja mesin menjadi lebih stabil, suhu ruangan lebih cepat dingin, udara yang dihasilkan terasa lebih bersih, dan penggunaan energi bisa berkurang hingga 20 persen. Selain itu, jadwal pembersihan yang teratur dapat mencegah kerusakan dini dan memperpanjang umur sistem pendingin secara keseluruhan. Sebagai penyedia sistem pendingin komersial yang berfokus pada efisiensi dan keandalan, FLiFE CAC merekomendasikan agar setiap bisnis memiliki jadwal perawatan rutin yang jelas dan dilakukan oleh teknisi profesional. Idealnya, filter dibersihkan setiap dua minggu, coil dan ducting dicuci setiap tiga bulan, dan servis menyeluruh dilakukan setiap enam bulan sekali. Dengan cara ini, performa pendingin tetap optimal dan kualitas udara di dalam ruangan tetap sehat. Pada akhirnya, perawatan AC commercial bukan hanya tentang menjaga efisiensi energi, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan kerja yang sehat, nyaman, dan produktif. Udara bersih meningkatkan konsentrasi karyawan, menjaga kenyamanan pelanggan, dan membantu bisnis berjalan tanpa gangguan teknis.
Read more